0

carrefour

Posted by rahardjo setyani on 22.16
PENDIRI . . . .
Pada akhir 1960-an, saat pendiri Wal-Mart, Sam Walton, masih menjadi pekerja di Bentonville (Arkansas), Carrefour membuka hipermarket pertama di dunia, toko-toko ritel yang luas yang menjual segala hal mulai dari daun salada hingga pemotong rumput. Sejak itu, perusahaan ini menggunakan laba yang besar dari hipermarketnya di Perancis untuk membangun kerajaan ritel paling luas di dunia, dengan memiliki lebih dari 10.400 toko di 29 negara. Wal-Mart, sebaliknya hanya beroperasi di 10 negara.

Namun kini, fondasi kekaisaran Carrefour terlihat goyah. Semakin lama, konsumen Perancis lebih memilih jaringan diskon seperti Aldi dan Lidl dari Jerman. Kondisi ini menekan laba Carrefour, tepat di saat grup ini tengah menghadapi persaingan yang lebih sengit di luar negeri. Carrefour belum lama ini menyiratkan akan menarik diri dari beberapa negara dimana Carrefour sulit bertahan, untuk berkonsentrasi pada pasar kunci di Asia dan Amerika Latin. Terbetik pula kabar bahwa CEO, Daniel Bernard mungkin bakal digantiatau bahkan Wal-Mart akan menawar peritel Perancis yang sedang kesulitan ini.

Masalah terbesar Carrefour ada di dalam negerinya, yang menyumbang setengah penjualan dan dua pertiga laba. Pada akhir September, saham Carrefour turun hampir 7% sejak sebuah laporan dari periset Secodip menunjukkan bahwa hipermarket perusahaan ini di Perancis kembali kehilangan 0,7 o pangsa pasar pada Juli dan Agustus, meski telah ada upaya penurunan harga. CEO Bernard meremehkan penurunan itu dengan meramalkan kenaikan mantap seiring dengan mendekatnya musim liburan yang penting bagi semua peritel.

"Kami melakukan segala hal yang perlu dilakukan untuk membangkitkan pasar," ujarnya. Mungkin. Tapi lima tahun setelah akuisisi terhadap Promodes - pesaingnya asal Perancisyang mengangkat Carrefour ke posisi No.2 di dunia, angka-angka yang dicatat perusahaan ini tak tampak menggembirakan. Dengan laba operasional $4 miliar tahun lalu, margin operasional Carrefour hanya 4,6%, kalah dari Wal-Mart yang 6,2 0. Penjualan di toko yang telah berusia lebih dari setahun (same-store sales) di hipermarketnya di Perancis turun 4% selama kuartal I tahun ini, dan 3,8% selama kuartal II.

Hal ini mengkhawatirkan terutama karena Carrefour bersiap melakukan ekspansi senilai $3,6 miliar sepanjang tahun depan; sebagian besar di Cina dan Korsel, dimana Carrefour bersaing langsung dengan WalMart. Untuk sementara ini, Carrefour jauh berada di depan Wal-Mart di Asia. Tapi Carrefour belum mengejar Wal-Mart dalam hal manajemen rantai pasokan, proses rumit yang membutuhkan kerja sama dengan pemasok untuk memajang barang yang tepat pada saat yang tepat pula dengan biaya terkecil. Risikonya adalah Wal-Mart bisa lebih dulu menjual dengan harga lebih murah daripada Carrefour bukan hanya di Asia melainkan juga di Brasil, di mana WalMart belum lama ini mengakuisisi jaringan Bompre~o yang terdiri dari 118 toko dari peritel Ahold asal Belanda.

Regulasi pemerintah menjadi penyebab utama masalah Carrefour. Di Pe~ Pada pertengahan 1990-an, Perancis menggolkan UU yang mewajibkan grosir toko c makanan untuk menawarkan • harga yang sama kepada meni seluruh peritel. "Tujuannya adalah untuk melindungi produsen makanan dan toko makanan kecil dengan mencegah jaringan toko besar memanfaatkan ukuran (bisnis) mereka untuk menarik diskon besar dari grosir-sebuah strategi yang dipakai Wal Mart. Namun UU ini menciptakan celah bagi jaringan toko diskon, yang mengakali pembatasan ini dengan memasok mereknya sendiri (private-laben yang tak dijual di tempat lain. Sebagian besar dari barang tersebut dihargai 40% lebih murah dari produk serupa di Carrefour


BIDANG USAHA . . .
Carefour bergerak dalam bidang usaha penjualan perlengkapan kebutuhan sehari-hari dapat juga disebut pasar modern . .

KEJAYAAN . . .
Sejak pertengahan 2008, Carrefour memasarkan produk UMKM di Gerai UMKM di dua Carrefour yaitu Carrefour MT Haryono, Jakarta Timur dan Carrefour Lebak Bulus. "Kami akan mencoba terus mengembangkannya. Selain itu kami juga akan memberikan keringanan bagi pelaku UMKM dan akan kami sesuaikan dengan kemampuan mereka. Karena tidak mungkin menyamakan pelaku UMKM dengan pelaku usaha besar," katanya.

WARALABA . . .
Corporate Affair Director Carrefour Indonesia Irawan D Kadarman menilai seruan Kesatuan Umat Beragama Anti-Buddha Bar untuk memboikot produk-produk Prancis dan Carrefour merupakan hak mereka. Pihak Carrefour sendiri tidak mau terlibat dalam perdebatan yang berbau agama.

"Itu merupakan hak mereka untuk mengungkapkan opini mereka. Tapi, opini itu sebaiknya berdasarkan fakta," ujar Irawan kepada Tempo, Senin (30/3). Namun, Irawan tidak mau berkomentar lebih lanjut mengenai seruan Kesatuan Umat Beragama Anti-Buddha Bar untuk memboikot Carrefour.

Saat berunjuk rasa di Kedutaan Besar Prancis di Jakarta, koordinator aksi anti Buddha-Bar, Eko Nugroho, mengatakan seruan boikot ini karena kekecewaan mereka terhadap franchise atau waralaba asal Prancis termasuk Buddha Bar. "Waralaba lain seperti Carrefour juga jangan diakomodasi," kata Eko, Senin (30/3).

Carrefour sendiri adalah waralaba hipermarket dari Prancis. Dalam bahasa Prancis, Carrefour berarti persimpangan jalan. Corporate Affair Director Carrefour Indonesia Irawan D Kadarman menilai seruan Kesatuan Umat Beragama Anti-Buddha Bar untuk memboikot produk-produk Prancis dan Carrefour merupakan hak mereka. Pihak Carrefour sendiri tidak mau terlibat dalam perdebatan yang berbau agama.

"Itu merupakan hak mereka untuk mengungkapkan opini mereka. Tapi, opini itu sebaiknya berdasarkan fakta," ujar Irawan kepada Tempo, Senin (30/3). Namun, Irawan tidak mau berkomentar lebih lanjut mengenai seruan Kesatuan Umat Beragama Anti-Buddha Bar untuk memboikot Carrefour.

Saat berunjuk rasa di Kedutaan Besar Prancis di Jakarta, koordinator aksi anti Buddha-Bar, Eko Nugroho, mengatakan seruan boikot ini karena kekecewaan mereka terhadap franchise atau waralaba asal Prancis termasuk Buddha Bar. "Waralaba lain seperti Carrefour juga jangan diakomodasi," kata Eko, Senin (30/3).

Carrefour sendiri adalah waralaba hipermarket dari Prancis. Dalam bahasa Prancis, Carrefour berarti persimpangan jalan. Corporate Affair Director Carrefour Indonesia Irawan D Kadarman menilai seruan Kesatuan Umat Beragama Anti-Buddha Bar untuk memboikot produk-produk Prancis dan Carrefour merupakan hak mereka. Pihak Carrefour sendiri tidak mau terlibat dalam perdebatan yang berbau agama.

"Itu merupakan hak mereka untuk mengungkapkan opini mereka. Tapi, opini itu sebaiknya berdasarkan fakta," ujar Irawan kepada Tempo, Senin (30/3). Namun, Irawan tidak mau berkomentar lebih lanjut mengenai seruan Kesatuan Umat Beragama Anti-Buddha Bar untuk memboikot Carrefour.

Saat berunjuk rasa di Kedutaan Besar Prancis di Jakarta, koordinator aksi anti Buddha-Bar, Eko Nugroho, mengatakan seruan boikot ini karena kekecewaan mereka terhadap franchise atau waralaba asal Prancis termasuk Buddha Bar. "Waralaba lain seperti Carrefour juga jangan diakomodasi," kata Eko, Senin (30/3).

Carrefour sendiri adalah waralaba hipermarket dari Prancis. Dalam bahasa Prancis, Carrefour berarti persimpangan jalan. Corporate Affair Director Carrefour Indonesia Irawan D Kadarman menilai seruan Kesatuan Umat Beragama Anti-Buddha Bar untuk memboikot produk-produk Prancis dan Carrefour merupakan hak mereka. Pihak Carrefour sendiri tidak mau terlibat dalam perdebatan yang berbau agama.

"Itu merupakan hak mereka untuk mengungkapkan opini mereka. Tapi, opini itu sebaiknya berdasarkan fakta," ujar Irawan kepada Tempo, Senin (30/3). Namun, Irawan tidak mau berkomentar lebih lanjut mengenai seruan Kesatuan Umat Beragama Anti-Buddha Bar untuk memboikot Carrefour.

Saat berunjuk rasa di Kedutaan Besar Prancis di Jakarta, koordinator aksi anti Buddha-Bar, Eko Nugroho, mengatakan seruan boikot ini karena kekecewaan mereka terhadap franchise atau waralaba asal Prancis termasuk Buddha Bar. "Waralaba lain seperti Carrefour juga jangan diakomodasi," kata Eko, Senin (30/3).

Carrefour sendiri adalah waralaba hipermarket dari Prancis. Dalam bahasa Prancis, Carrefour berarti persimpangan jalan. Corporate Affair Director Carrefour Indonesia Irawan D Kadarman menilai seruan Kesatuan Umat Beragama Anti-Buddha Bar untuk memboikot produk-produk Prancis dan Carrefour merupakan hak mereka. Pihak Carrefour sendiri tidak mau terlibat dalam perdebatan yang berbau agama.

"Itu merupakan hak mereka untuk mengungkapkan opini mereka. Tapi, opini itu sebaiknya berdasarkan fakta," ujar Irawan kepada Tempo, Senin (30/3). Namun, Irawan tidak mau berkomentar lebih lanjut mengenai seruan Kesatuan Umat Beragama Anti-Buddha Bar untuk memboikot Carrefour.

Saat berunjuk rasa di Kedutaan Besar Prancis di Jakarta, koordinator aksi anti Buddha-Bar, Eko Nugroho, mengatakan seruan boikot ini karena kekecewaan mereka terhadap franchise atau waralaba asal Prancis termasuk Buddha Bar. "Waralaba lain seperti Carrefour juga jangan diakomodasi," kata Eko, Senin (30/3).

Carrefour sendiri adalah waralaba hipermarket dari Prancis. Dalam bahasa Prancis, Carrefour berarti persimpangan jalan. Corporate Affair Director Carrefour Indonesia Irawan D Kadarman menilai seruan Kesatuan Umat Beragama Anti-Buddha Bar untuk memboikot produk-produk Prancis dan Carrefour merupakan hak mereka. Pihak Carrefour sendiri tidak mau terlibat dalam perdebatan yang berbau agama.

"Itu merupakan hak mereka untuk mengungkapkan opini mereka. Tapi, opini itu sebaiknya berdasarkan fakta," ujar Irawan kepada Tempo, Senin (30/3). Namun, Irawan tidak mau berkomentar lebih lanjut mengenai seruan Kesatuan Umat Beragama Anti-Buddha Bar untuk memboikot Carrefour.

Saat berunjuk rasa di Kedutaan Besar Prancis di Jakarta, koordinator aksi anti Buddha-Bar, Eko Nugroho, mengatakan seruan boikot ini karena kekecewaan mereka terhadap franchise atau waralaba asal Prancis termasuk Buddha Bar. "Waralaba lain seperti Carrefour juga jangan diakomodasi," kata Eko, Senin (30/3).

Carrefour sendiri adalah waralaba hipermarket dari Prancis. Dalam bahasa Prancis, Carrefour berarti persimpangan jalan. Corporate Affair Director Carrefour Indonesia Irawan D Kadarman menilai seruan Kesatuan Umat Beragama Anti-Buddha Bar untuk memboikot produk-produk Prancis dan Carrefour merupakan hak mereka. Pihak Carrefour sendiri tidak mau terlibat dalam perdebatan yang berbau agama.

"Itu merupakan hak mereka untuk mengungkapkan opini mereka. Tapi, opini itu sebaiknya berdasarkan fakta," ujar Irawan kepada Tempo, Senin (30/3). Namun, Irawan tidak mau berkomentar lebih lanjut mengenai seruan Kesatuan Umat Beragama Anti-Buddha Bar untuk memboikot Carrefour.

Saat berunjuk rasa di Kedutaan Besar Prancis di Jakarta, koordinator aksi anti Buddha-Bar, Eko Nugroho, mengatakan seruan boikot ini karena kekecewaan mereka terhadap franchise atau waralaba asal Prancis termasuk Buddha Bar. "Waralaba lain seperti Carrefour juga jangan diakomodasi," kata Eko, Senin (30/3).

Carrefour sendiri adalah waralaba hipermarket dari Prancis. Dalam bahasa Prancis, Carrefour berarti persimpangan jalan.

0 Comments

Posting Komentar

Copyright © 2009 RaHardjo setyani Dwie All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.